background-shape
feature-image

tryghostblog.com - Jika Anda ingin mengajukan pinjaman cepat ke bank atau fintech, hal yang umumnya harus diperhatikan oleh calon klien adalah cicilan yang harus dibayar hingga kredit lunas dan cap yang tersedia. Lalu, bagaimana cara menghitung bunga pinjaman online?

Angsuran kredit juga terdiri dari bunga yang dibebankan kepada nasabah atas pinjaman tersebut. Perlu diingat bahwa bunga pinjaman tidak boleh diabaikan, karena perhitungan bunga dapat mempengaruhi nilai pinjaman secara keseluruhan. Banyak orang yang mengajukan pinjaman cepat hanya tergiur dengan proses pendaftaran yang singkat.

Akibatnya, masyarakat jenis ini sering terjerumus ke dalam jebakan pinjaman palsu yang bunganya tidak transparan sehingga nominal bunga yang diberikan bisa lebih besar dari pinjaman yang diambil. Oleh karena itu, sebaiknya ketahui terlebih dahulu cara menghitung bunga cepat pinjaman dan kebijakan apa saja yang diterapkan di berbagai lembaga keuangan.

Dengan cara menghitung bunga pinjaman online ini, Anda dapat menganalisis jumlah cicilan atau cicilan yang dibebankan kepada Anda dan jangka waktu pinjaman dapat dilunasi. Padahal, jenis bunga yang ditawarkan oleh bank atau lembaga pemberi pinjaman lainnya cukup beragam, tergantung dari jenis pinjaman yang akan Anda pilih.

Namun, dalam artikel ini, kami hanya membahas dua jenis rekening bunga yang umumnya digunakan untuk pinjaman kilat. Mari kita lihat bagaimana cara menghitung bunga pinjaman online berdasarkan jenis kredit yang dibutuhkan, di bawah ini:

1. Bunga efektif

Jika Anda mengajukan pinjaman kilat dan lembaga keuangan atau bank menawarkan tingkat bunga tetap, porsi bunga akan dihitung berdasarkan sisa hutang pokok.

Oleh karena itu, besaran bunga dan pokok angsuran setiap bulannya akan berbeda, meskipun besaran angsuran per bulannya tetap sama. Sistem bunga ini biasanya diterapkan pada produk KPR (home equity credit) atau pinjaman investasi.

Sebagai contoh ilustrasi, Anda mendapatkan pinjaman cepat dari lembaga keuangan untuk Rp. 6 juta dengan bunga efektif 3% per bulan dan jangka waktu 6 bulan. Dan maka dari itu:

  • Cicilan per bulan = Rp6.000.000 : 6 = Rp1.000.000
  • Bulan ke-1 bunganya 3% x Rp6.000.000 = Rp180.000, Total pembayaran Rp1.180.000
  • Bulan ke-2 bunganya 3% x Rp5.000.000 = Rp150.000, Total pembayaran Rp1.150.000
  • Bulan ke-3 bunganya 3% x Rp4.000.000 = Rp120.000, Total pembayaran Rp1.120.000
  • Dan seterusnya.

Keuntungan dari bunga efektif adalah suku bunga dapat turun sesuai dengan suku bunga pasar dan pembayaran bunga secara keseluruhan cenderung lebih kecil, karena dihitung dari sisa pokok hutang.

Di sisi lain, kerugiannya adalah Anda tidak mengetahui secara pasti besaran premi karena sewaktu-waktu bisa saja terjadi kenaikan premi yang harus dibayarkan akibat tingkat bunga yang lebih tinggi.

2. Bunga flat

Dibandingkan dengan bunga efektif, perhitungan bunga tetap lebih mudah dan sederhana. Hal ini dikarenakan sistem perhitungan suku bunga tetap, dimana bagian dan jumlah pokok dalam angsuran bulanan tetap sama, tidak berubah sampai jangka waktu pinjaman selesai.

Suku bunga ini biasanya digunakan untuk KTA (Kredit Tanpa Agunan) atau Kredit Pemilikan Motor. Contoh ilustrasi jika Anda mendapatkan pinjaman cepat cepat Rp. 6 juta untuk jangka waktu 6 bulan. Dan maka dari itu:

  • Jumlah pinjaman: Rp6.000.000
  • Bunga per bulan: 2,6%
  • Jangka waktu: 6 bulan
  • Cicilan pokok:
  • Rp6.000.000 : 6 = Rp1.000.000
  • Bunga:
  • Rp6.000.000 x 2,6% = 156.000
  • Angsuran setiap bulan:
  • Rp1.000.000 + Rp156.000 = Rp1.156.000

Keuntungan menggunakan kredit bunga tetap adalah biaya penalti yang diberikan biasanya tidak terlalu besar, dan Anda tahu pasti berapa banyak yang harus Anda bayar hingga kredit habis, karena jumlah angsuran dari bulan ke bulan akan sama.

Kerugiannya adalah ketika terjadi penurunan bunga, Anda tidak dapat menikmati manfaat tersebut, karena bunga yang ditetapkan dari awal pinjaman hingga akhir tidak dapat diubah.

Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan, kembali ke pilihan Anda. Pada dasarnya, apapun jenis bunga yang Anda pilih, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pada akhirnya, semuanya tergantung pada pilihan Anda dan lembaga keuangan yang Anda pilih.

Yang paling penting adalah berhati-hati sebelum mengambil pinjaman cepat, dan memilih lembaga keuangan yang dapat diandalkan dan diawasi oleh OJK seperti Kredivo pinjol resmi OJK bunga rendah.

Dengan suku bunga terendah di kelasnya, hanya 2,6% per bulan, Anda bisa mendapatkan pinjaman cepat dengan opsi pelunasan berkala mulai dari 1 bulan, 3 bulan hingga 6 bulan. Selain itu, tentukan terlebih dahulu kondisi keuangan dan sifat pribadi Anda agar tidak terjadi credit mismatch dengan uang Anda.

Untuk menghindari godaan pertukaran cepat dari lembaga keuangan ilegal, yang terbaik adalah memilih Kredivo sebagai pinjaman online yang cepat dan andal.